Sejarah Syahbandar Kari Madi (Bagian 1)

Standard

” Kami datang dari Yang Terdahulu untuk Yang Sekarang dan Yang Sekarang untuk Yang Akan Datang

Pengertian Energi yang selama ini kita implementasikan di Perguruan (Paguron Candradimuka Sunda Besar Syahbandar Kari Madi) adalah Energi Alam yang dapat kita kendalikan menjadi berbagai bentuk Kehidupan oleh kekuatan Niat atau kekuatan Hati.

Dan Manusia sekarang pun membentuk Peradaban itu disebabkan oleh bagaimana dan karena oleh sebab adanya Niat.

Akan tetapi yang sangat belum diketahui adalah siapa yang membuat Niat di seluruh komponen Insan-Insan Kehidupan, selain daripada hal tersebut juga terimplementasikan pula niat para Rohaniawan, juga niat para Insan atau niat para Binatang, ataupun Mahkluk-Mahkluk yang lain yang berada di Alam ini.

Jadi dari sejarah awal proses terjadinya Alam dan Kehidupan ini pasti kita menyadari tentang adanya suatu Energi atau suatu Kekuatan karena suatu kondisi yang telah membentuk Kehidupan kita dan yang melatarbelakangi proses terjadinya Peradaban di Dunia ini.

Namun demikian sampai saat ini Energi ini, masih belum kita ketahui siapa dan apa nama dari Energi ini alias dari sebutan Energi ini belum paten.

Jadi dalam suatu kenyataan Energi Kehidupan masih menjadi suatu misteri yang belum terpecahkan atau masih belum terungkap tuntas tentang eksistensi keberadaan yang sebenarnya.

Dalam hal ini, Perguruan kita menamakan Energi Kehidupan ini adalah Energi Syahbandar Kari Madi, berdasarkan Energi tersebut dalam proses kejadian Alam telah dan dapat membentuk wilayah Lautan, Daratan & Pegunungan, yaitu Dunia ini.

Kategori dalam hal ini, atas dasar penyesuaian diri terhadap wilayah tempat Kehidupan masing-masing.

Berarti Energi Syahbandar Kari Madi eksistensi keberadaannya sejak Energi tersebut dalam proses perjalanan evolusinya membentuk kejadian Alam Bumi (Dunia).

Ini sesuai dengan nama simbol yang ada pada simbol atau logo Syahbandar Kari Madi, dimana ciri wilayah Syahbandar, wilayah Kari, wilayah Madi memiliki makna atau arti yang jelas meliputi wilayah kekuasaannya dengan latar belakang kejadian alami yang realistis, berkemampuan magis dan penentu dalam proses implementasinya yang dramatis serta telah berhasil mengendalikan terciptanya serta memberi arah terhadap proses perjalanan kehidupan kita sampai sekarang.

Dalam kondisi Kehidupan Peradaban sekarang di Zaman Akhir atau Era Globalisasi dan keterbukaan ini, Kehidupan sudah mulai banyak menuntut terhadap konsep dan sistem Kehidupan yang pasti, yaitu sistem yang bisa memberikan Roh Kehidupan sehingga Kehidupan memiliki Jiwa atau Kekuatan yang tidak mungkin bisa ditaklukkan oleh konsep ketidakpastian.

Oleh karena itu, konsep Energi Kehidupan yang diberikan dalam proses perjalanan kita membentuk Peradaban ini harus bisa diterima oleh semua unsur Kehidupan yang ada, dan tidak akan pernah bisa ditolak lagi, karena alasan dan faktor pembuktian dari sifat Energi ini jelas menjadi menu kebutuhan pokok yang bisa diimplementasikan kepada berbagai kepentingan dan sangat sesuai atau sinergi sekali dengan sifat Alam itu sendiri juga semua unsur Kehidupan di Alam Bumi ini.

Baiklah, kita kembali kepada sejarah kejadian Alam dan kejadian Kehidupan kita agar kita bisa mengetahui asal-usul kehidupan kita sendiri.

Yang selanjutnya akan memberi arti dan kekuatan pada perjalanan Kehidupan kita di muka Bumi ini, begitu juga kita agar kita menyadari dan bisa memahami apa dan bagaimana yang akan dan harus terjadi serta akhir dari kejadian perjalanan kehidupan kita.

Tentunya yang bisa sesuai dan senyawa dengan Alam sebagai anugerah dari Pemilik Kehidupan yang mengendalikan proses perjalanan kejadian Alam dan unsur Kehidupan, terutama kita sebagai mahkluk yang paling sempurna dan menjadi pelaku Kehidupan juga sebagai faktor penentu dan pengatur kehidupan ini.

Sehingga dengan demikian, kita akan bisa mengetahui sebuah konsep yang sesuai tentang arti dari sebuah Jatidiri.

Selanjutnya dengan konsep tersebut, kita pasti bisa melakukan dan menciptakan serta menyempurnakan daya cipta, rasa dan karsa kita demi terjadinya suatu Tatanan Kehidupan Peradaban Luhur yang diinginkan tujuan dari Visi Misi Kehidupan dari dan oleh Pemilik Kehidupan, dan yang akan dapat diterima, dipahami, dihayati dan dinikmati oleh pelaku semua unsur Kehidupan ini.

Kekuatan atau Energi inilah yang telah menyebabkan proses kejadian Alam dan terjadinya suatu Kehidupan dan Peradaban di muka Bumi atau Dunia.

Energi ini dalam Paguron Candradimuka Sunda Besar Syahbandar Kari Madi dinamakan dengan Energi Kehidupan atau patennya disebut Energi Syahbandar Kari Madi.

Istilah Syahbandar (dalam bahasa Sunda yang berarti Lautan) disebut sebagai Energi Kehidupan Lautan, atas dasar bagaimana Energi Kehidupan ini dalam proses kejadian Alam telah membentuk kejadian wilayah atau ciri dari suatu tempat peradaban kehidupan Dunia yang dimulai dari munculnya Energi yang membentuk Peradaban wilayah Lautan.

Dan Energi ini memiliki tingkat penyesuaian dengan unsur Alam yang amat luas, dominannya dengan unsur Air yang bersifat unggul tak terkalahkan, lembah bak sifat Air yang selalu mengalir ke bawah atau selalu berpenampilan sangat sederhana dan tampil seakan-akan tidak punya daya akan tetapi efek Energi ini sangat hebat dan handal serta tetap unggul terhadap segala unsur yang dihadapi, membuat Energi lawan cepat luntur dan hancur, habis dan lebur.

Energi ini bersifat menjaga serta memiliki kekuatan mengendalikan segala kondisi, selalu siap diuji baik kualitas ataupun oleh volume kapasitas tak terbatas.

Istilah Kari (dalam bahasa Sunda yang berarti Gunung) itu adalah sebutan Energi Kehidupan Gunung atau Dataran Tinggi, atas dasar proses kejadian Kehidupan Energi yang membentuk Peradaban Wilayah Pegunungan.

Energi ini juga mengendalikan Kehidupan bahkan menjadi faktor penentu kondisi dan arah kekuatan bagi terciptanya Peradaban yang terjadi, dimana Energi ini memang memiliki tingkat penyesuaian sehingga mempunyai kelebihan dan keunggulan terhadap faktor-faktor penguji dengan kualitas dan kapasitas dirinya untuk terlahir dan menguasai lingkungannya.

Kehebatan Energi ini bersifat sakti dan berakibat nyeri dan membuat lawan Energi cepat mati.

Adapun istilah Madi (dalam bahasa Sunda berarti Daratan).

Ini sebutan atau nama bagi Energi penyesuaian dengan Alam di Dataran Rendah (dataran yang ramai).

Proses perjalanan sejarah kejadian Peradaban Daratan yang banyak teruji oleh tantangan barbar bersifat cepat berhasil menjadi jawara dengan segenap kemampuan baik lahir maupun batin.

Energi ini memiliki kemampuan jago tempur yang tangguh, memiliki daya pukul yang ampuh terhadap lawan, berakibat nyeri dan cepat mati.

Energi ini mampu mengendalikan kondisi seluruh unsur kehidupan yang ada di Daratan.

Sampai detik ini, Energi ini masih berpengaruh kuat dalam mengendalikan Kehidupan Daratan di muka Bumi ini.

Karena Energi yang terjadi dan membentuk Tiga Tempat Wilayah Peradaban sebagai Pengendali Alam sangat memberi arti dan kekuatan kepada Jiwa Kehidupan dan turut membentuk terjadinya Peradaban Dunia sesuai tempat wilayahnya masing-masing.

Rahasia inilah yang belum terbuka sebagai salah satu misteri Kehidupan ini.

Bagaimana tahapan proses kejadian Peradaban Dunia ini terjadi karena dan oleh Energi ini?

Proses kejadian Alam Kehidupan dan terbentuknya Peradaban Dunia adalah melalui tahapan-tahapan proses kejadian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *